Selasa, 21 Mei 2013

Manajemen Sumber Daya Data Pada Teknologi Garis Gawang

Pada pembahasan sebelumnya saya sudah membahas mengenai software dan hardware pada Teknologi Garis Gawang. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya ingin mencoba mengulas mengenai manajemen sumber daya data yang ada pada Teknologi Garis Gawang ini.

Mungkin tidak banyak yang bisa saya ulas mengenai manajemen sumber daya data yang ada pada Teknologi Garis Gawang. Sebab data yang ada pada Teknologi Garis Gawang ini sendiri lebih kepada data yang berupa sinyal. Dimana data yang berupa sinyal tersebut didapat dari komunikasi yang terjadi saat bola melewati garis gawang dengan medan magnetik yang terdapat pada area gawang ataupun komunikasi yang terjadi saat bola melewati garis gawang dan tertangkap oleh kamera.


Di dalam pemrosesan datanya, pada teknologi ini menggunakan sistem RFID (Radio Frequency Identification). Ketika bola melewati garis gawang secara penuh, secara otomatis RFID tag yang dipasang di dalam bola mendeteksi sinyal aktivasi yang dipancarkan dari RFID reader. Hal ini diakibatkan oleh medan magnetik yang berasal dari kawat berarus listrik yang ditanam di sekeliling gawang. Setelah RFID tag mendeteksi sinyal tersebut. RFID reader akan mengeksekusi data yang terdapat pada RFID tag. Data tersebut akan dikirimkan ke sebuah sistem informasi. Sistem informasi tersebut akan mengolah data yang dikirimkan oleh RFID reader. Hasil pengolahan data dikirimkan langsung kepada wasit melalui jam tangan yang digunakannya.  Informasi yang dikirimkan ke jam tangan wasit berupa tulisan dan getaran. jika terjadi gol, jam tangan wasit akan bertuliskan ‘goal’ dan getaran. Jika tidak, jam tangan wasit tidak memberikan respon apapun.

RFID reader baru bisa aktif ketika seluruh bagian bola telah melewati garis gawang. Hal ini didasarkan pada peraturan FIFA yang menyatakan bahwa sebuah gol dinyatakan sah apabila seluruh bagian bola telah melewati garis gawang. Apabila bola belum seluruhnya melewati garis gawang, maka RFID reader tidak akan mengirimkan data ke sistem informasi.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar